Menyiapkan Si Kecil ke Dokter Gigi: Kalimat yang Sebaiknya Dihindari dan Dipakai

Saat menyiapkan anak ke dokter gigi, hindari kalimat yang membuat cemas seperti "nanti disuntik" atau cerita pengalaman buruk. Ganti dengan penjelasan sederhana bahwa dokter gigi membantu menjaga gigi tetap sehat, dan beri si kecil rasa punya kendali.
Rasa takut anak itu nyata
Studi FKG Unpad yang terbit di BMC Oral Health (2026) pada 460 anak SD di Depok menemukan 43,6% anak usia 8–12 tahun memiliki kecemasan dental tinggi dan 53,2% kecemasan ringan, dengan suntikan dan bor sebagai pemicu terbesar.
Kalimat yang sebaiknya dihindari
Hindari mengatakan hal yang membuat anak cemas, seperti "Nanti disuntik sama dokter gigi, lho!" atau menceritakan pengalaman buruk ke dokter gigi di depan anak.
Ingin dicek langsung?
Dokter Gwen bisa membantu memeriksa kondisi gigi si kecil.
Kalimat yang bisa dipakai
- "Dokter mau hitung gigi kamu, yuk lihat ada berapa."
- "Nanti kamu boleh lihat gigimu di layar."
- "Kalau mau istirahat, angkat tangan ya." — memberi si kecil rasa punya kendali.
Persiapan lain
- Pilih waktu saat si kecil cukup istirahat.
- Jelaskan bahwa periksa gigi rutin membantu menjaga gigi tetap sehat.
- Ajak si kecil ikut saat Parents kontrol gigi, supaya ia kenal suasananya.
Di Gwen Dental, kunjungan pertama si kecil bisa dipakai untuk kenalan dulu: ganti sandal, main sebentar, dan melihat giginya sendiri di layar sebelum perawatan dimulai.



